INTERNATIONAL CONFERENCE TROPENTAG, PRAHA, REP. CEKO

Sejumlah mahasiswa Indonesia, diantaranya beberapa mahasiswa Magister Sains Agribisnis (MSA) IPB, mendapatkan kesempatan langka dalam berpartisipasi pada kegiatan konferensi internasional Tropentag 2014 yang kali ini diselenggarakan di Fakultas Ilmu Pertanian Tropis Czech University of Life Sciences, Praha, Republik Ceko pada tanggal 17-19 September 2014. Konferensi international “Tropical and Subtropical Agricultural and Natural Resource Management” (TROPENTAG)ini merupakan konferensi tahunan yangmerupakan kegiatan hasil kerjasama antara Universitas Bonn, Göttingen, Hohenheim, Kassel-Witzenhausen, Hamburg, ETH Zurich (Swiss), Czech University of Life Sciences Prague (Republik Ceko), serta oleh Dewan Penelitian daerah Tropis dan Subtropis (ATSAF eV) bekerjasama dengan GIZ Advisory Service pada Litbang Pertanian (BEAF).

Tropentag sendiri merupakan konferensi yang berorientasi pada pembangunan dan bersifat interdisipliner. Konferensi ini membahas masalah-masalah pengelolaan sumber daya, lingkungan, pertanian, kehutanan, perikanan, pangan, gizi dan ilmu-ilmu lain yang terkait dalam konteks pembangunan pedesaan, pemanfaatan sumberdaya berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan di seluruh dunia. Tropentag 2014 kali ini memiliki tema “Bridging the gap between increasing knowledge and decreasing resources”.

Tropentag 2014diikuti oleh lebih dari 800 partisipan (presenter dan audience) dari sekitar 65 negara dari 5 benua, dimana terdapat sekitar 20 sesi oral presentation yang mencakup 110 makalah dan 22 sesi poster presentation yang mencakup 370 poster serta beragam sesi tambahan pendukung.Rakhma Melati Sujarwo dan Dessy Anggraeni merupakan 2 mahasiswa joint degree MSA IPB angkatan 2 dengan SIA University of Göttingen yang berhasil mendapatkan kesempatan untuk oral presentationdalammempresentasikan bagian dari hasil penelitian tesis mereka yang masing-masing berjudul Choice of Marketing Channels by Rubber Small Traders in the Jambi Province, Indonesia dan Rice Price Volatility Measurement in Indonesia Using GARCH and GARCH-X Method.

Peran serta mahasiswa pada kegiatan bertaraf internasional tersebut, tentu dapat memberikan kontribusi yang positif, antara lain menambah pengetahuan dengan lingkup yang lebih luas, mendapatkan kesempatan untuk bertukar pikir bersama peneliti, praktisi, dan profesional dalam dan luar negeri, mendapatkan pengalaman publikasi internasional sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan karir akademik mahasiswa selanjutnya. Kegiatan ini pun dapat meningkatkan keterlibatan Institut Pertanian Bogor khususnya program studi MSA dalam kegiatan-kegiatan ilmiah bertaraf internasional dan dapat mempromosikan nama MSA IPB dalam kancah internasional.

Learn More

Indahnya Pengetahuan berbalut PerjalananBersama di Nasional Agribusiness field Trip (NAFT) 2014

Selama dua hari, tepatnya pada tanggal 20-21 Mei 2014 mahasiswa Magister Sains Agribisnis angkatan empat melaksanakan kegiatan fieldtrip ke beberapa lokasi yang terkait agribisnis di Lembang, Kab. Bandung. Peserta yang berpartisipasi berjumlah sekitar 51 mahasiswa beserta beberapa dosen serta seorang mahasiswa Jepang.Lokasi-lokasi yang dikunjungi yakni Rumah produksi Tahu Susu Lembang, perusahaan pengemasan sayuran PT Bimandiri, Koperasi Petani Sapi Bandung Utara(KPSBU) danOlahan serba susu Lembang.

Dari beberapa lokasi tersebut mahasiswa belajar mengenai banyak hal terkait proses di dalam sistem agribisnis. Kegiatan ini merupakan usahanyata untuk terjun langsung setelah hampir satu tahun mahasiswa mendapatkan materi-materi perkuliahan di kelas. Dengan kegiatan ini diharapkan mahasiswa lebih memahami potensi, kendala dan proses yang terjadi di dalam sistem agribisnis. Kegiatan ini dirasa cukup menyenangkan karena mahasiswa terlibat secara langsung dengan kondisi di lapang serta ikut aktif berdiskusi dan tanya jawab dengan pelaku di masing-masing lokasi NAFT.

Hal yang didapat selama NAFT yakni mahasiswa melihat bagaimana proses pembuatan tahu susu untuk mendapatkan produk yang terbaik serta strategi pemasaran di Tahu susu Lembang. Di lokasi selanjutnya di PT Bimandiri mahasiswa belajar mengenai proses seleksi sayur yang masuk dari petani serta pengemasan berbagai sayuran. Hari kedua mahasiswa diajakke Koperasi Petani Susu Bandung Utara (KPSBU) dimana mahasiswa banyak belajar mengenai program koperasi terhadap kesejahteraan petani susu di Lembang. Selepas dari KPSBU mahasiswa diajak langsung ke Kampung Manoko, lokasi model percontohan peternak mitra KPSBU dimana disana mahasiswa melihat proses pembuatan silase, pembuatan biogas, dan kandang sapi percontohan. Di tempat terakhir mahasiswa belajar pengolahan produk susu, melihat ragam inovasi dari bahan baku susu yang unik sepertidodol susu maupun kerupuk/keripik susu. Dari kegiatan ini diharapkan mahasiwa dapat memupuk jiwa wirausahanya serta menambah bekal pengetahuan mahasiswa untuk menyumbangkan solusi, sehingga nantinya dapat berperan aktif di masyarakat khususnya di bidang agribisnis

Learn More

MSA LANSKAP oleh MSA 4

MSA Lanskap merupakan salah satu kegiatan yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa MSA untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan di sekitar area perkuliahan Departemen Agribisnis. MSA Lanskap merupakan proyek angkatan yang bertujuan untuk memperindah lingkungan dan meningkatkan kekompakan di antara mahasiswa MSA. Kegiatan ini diamanatkan pertama kalinya kepada mahasiswa MSA angkatan 4, sejak semester pertama perkuliahan hingga semester kedua. Struktur kepengurusan MSA Lanskap menyerupai struktur kepengurusan di sebuah perusahaan. Terdapat dewan komisaris yang bertugas mencari dana untuk membiayai kegiatan MSA Lanskap, dewan direksi yang bertugas menjalankan seluruh aktivitas MSA Lanskap serta lima departemen dengan program kerja yang berbeda.

            Departemen pertama MSA Lanskap adalah Departemen Perencanaan dan Desain. Departemen ini memiliki program kerja utama mendesain, merencanakan, dan mengkalkulasikan kebutuhan tanaman untuk Taman MSA Lanskap, yaitu taman dengan bentuk tulisan MSA dan AGB serta menanam beberapa tanaman di lingkungan sekitarnya yang sebelumnya dilakukan pembibitan (nursery) terlebih dahulu.Setelah departemen ini membuat desain dan perencanaan, hal tersebut akan diberikan kepada Departemen Konstruksi untuk direalisasikan. Departemen Konstruksi memiliki program kerja survey tanaman atau kebutuhan lainnya serta membuat Taman MSA Lanskap. Tentunya membuat Taman MSA Lanskap tidak hanya dilakukan oleh Departemen Konstruksi, tetapi juga oleh seluruh mahasiswa satu angkatan. Departemen Pemeliharaan merupakan salah satu departemen yang bertugas mengatur jadwal pemeliharaan Taman MSA Lanskap dan tanaman di area Departemen Agribisnis. Dua departemen lainnya adalah Departemen Administrasi, Keuangan, dan Pembelian serta Departemen Dana dan Usaha.

            Hasil dari kegiatan MSA Lanskap yang telah dilakukan selama setahun, sejak tahun 2013 hingga tahun 2014 adalah Taman MSA Lanskap yang bertuliskan MSA dan AGB serta beberapa tanaman yang telah ditanam di lingkungan Departemen Agribisnis. Selain itu, hal lain yang sangat dirasakan oleh karena kegiatan MSA Lanskap adalah rasa kekompakan di antara mahasiswa MSA 4. Dengan adanya kegiatan ini yang rutin dilakukan setiap minggu, komunikasi dan tali silaturahmi di antara mahasiswa semakin erat sehingga banyak kegiatan pasca MSA Lanskap yang dilakukan bersama seperti belajar bersama sebelum ujian, Sikrab (Siang Keakraban), Makrab (Malam Keakraban) serta menjadi juara 3 dalam cooking contest dan juara 2 supporter terheboh di Pascasarjana Cup 2014

Learn More

Berkarya di Seminar Internasional MIICEMA

Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management and Accounting (MIICEMA) merupakan konferensi internasional yang diadakan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan hasil MoU antara Universiti Kebangsaan Malaysia, Universitas Syiah Kuala, Institut Pertanian Bogor, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Bengkulu, tahun ini MIICEMA ke-15 telah diorganisir oleh Universiti Kebangsaan Malaysia melalui Fakultas Ekonomi dan Manajemen.

Tema terpilih untuk MIICEMA 2014 adalah Global economicclimate: issues and challenges. MIICEMA 2014 ini bertujuan untuk menyediakan sebuah mimbar untuk akademisi dan manajer sehingga dapat duduk bersama dan menguraikan tantangan tersebut.

MIICEMA 2014 dilakukan pada tanggal 10 dan 11 November di Hotel Bangi Putrajaya, Malaysia. Kegiatan ini terdiri dari konferensi, pertemuan formal dan pendataan anggota. Konferensi dilaksanakan dalam 25 kelas paralel di hari pertama dan kedua. Selain presentasi hasil penelitian, peserta juga dapat melakukan diskusi mengenai hasil presentasi. Pertemuan formal di luar konferensi disediakan agar para peserta dapat berdiskusi dan bertukar fikiran dengan peserta lain secara leluasa.

Terdapat 5 orang dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB yang menghadiri kegiatan ini. Sedangkan jumlah paper yang dipresentasikan sebanyak 3 judul. Salah satu presenterdalam kelompok keilmuan adalah Triana Gita Dewi, alumni Program Studi S2 Agribisnis yang juga merupakan salah satu alumni program Joint Degree IPB-Universitas Goettingen, Jerman. Paper yang dipresentasikan berjudul Financial Comparison of Rubber and Oil Palm Smallholders in Batanghari, Jambi, Indonesia. Paper ini merupakan salah satu penelitian yang ditulis untuk mengangkat masalah keterbatasan lahan yang terjadi di Indonesia.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian award pada beberapa penulis dengan paper terbaik. Salah satu presenter yang mendapatkan penghargaan adalah Muhammad Firdaus, Ph.D yang juga menjadi salah satu dosen pada Program Studi S2 Agribisnis. Paper beliau yang berjudul Pricing Strategy for New Products: Case of Fruit Processingjuga dipresentasikan pada kelompok keilmuanekonomi.

MIICEMA tahun 2015 direncanakan akan dilaksanakan di Universitas Palangkaraya. Hal ini sesuai dengan kesepakatan pada Dean Meeting yang dihadiri oleh beberapa orang perwakilan universitas anggota MIICEMA.

Learn More

MALAM KEARABAN MSA 4 2014

Dalam rangka peningkatan kekompakan dan rasa kekeluargaan antar mahasiswa Magister Sains Agribisnis (MSA) angkatan 4, Mahasiswa MSA 4 mengadakan suatu acara berupa malam keakraban (Makrab) yang dilaksanakan selama dua hari di daerah Puncak, Bogor. Acara ini dilaksanakan pada hari Jumat sampai Sabtu, 11 – 12 April 2014 bertempat di Villa Panca Hati Kp. Sinar Galih, Megamendung Bogor. Peserta dalam kegiataan ini adalah seluruh Mahasiswa MSA IPB Angkatan 4.

Acara Makrab MSA 4 dikemas dalam sebuah acara yang menyenangkan, santai, dan penuh kegembiraan. Dengan membawa tagline “dijamin ngakak”, panitia menyusun acara sedemikian rupa sehingga para peserta makrab dapat sejenak melupakan segala beban yang ada dan menikmati kegembiraan bersama teman-teman seangkatan. Makrab MSA 4 terdiri dari enam kegiatan yang dibagi dalam dua hari. Kegiatan hari pertama yaituCooking Contest, Photo Contest, danMSA Idol 2014. Acara hari kedua terdiri dari OlahragaBersama, Games Outbound, dan MSA Award. Acaracooking contestmerupakan acara kontes memasak antar kelompok.Setiapkelompokdiwajibkanuntukmenyajikanmasakan yang dimasaklangsungditempatMakrabdengananggaranMaksimalRp 50.000. Selain menyiapkan masakan, setiap kelompok juga harus mempersiapkan foto kelompok dengan tema foto bebas, kratif, dan unik. Fotokelompok ini dilombakan dalamacaraphoto contest yang berlangsung setelah acara cooking contest. Acara penutup di hari pertama adalah MSA Idol 2014. MSA Idol 2014merupakanacarapenampilanbakatantarkelompok. Setiapkelompokdiwajibkan manampilkanbakat-bakat anggotanya dalam bernyanyi, bermain drama, melakukan parody, atauvocal group.

Acara hari kedua diawali dengan olahraga bersama dihalaman vila. SetelaholahragaacaradilanjutkandenganGames Outbound yang didalamnyaadaenamjenispermainanoutbound danmission games. Setelahacaraoutbound selesaiacaraselanjutnyayaitu MSA Award yaituacarapemberianpenghargaankepadabeberapamahasiswa MSA. Rangkaian acara makrab ditutup dengan acara tukarkado dari masing-masing peserta. Secara keseluruhan acara makrab ini berlangsung dengan lancer.Semua peserta dapat berpartisipasi secara aktif. Acara makrab ini memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa MSA yaitu meningkatnya kekompakanmahasiswa MSA, hubungan kekeluargaan semakin erat, dan membuat antar mahasiswa saling mengenal satu sama lain.

Haris dan Layra

Learn More

IPB & Goettingen University Realisasikan Program Joint Degree

joindegre

BOGOR: Magister Sains Agribisnis Institut Pertanian Bogor tahun ini memberangkatkan delapan mahasiswa angkatan pertama untuk mengambil program double degree di George—August University of Goettingen, Jerman.

Kedelapan mahasiswa S-2 Magister Sains Agribisnis IPB peserta program double degree tersebut merupakan penerima Beasiswa Unggulan (BU) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas).

Profesor Rita Nurmalina, Ketua Program Studi Magister Sains Agribisnis IPB, mengatakan pemberangkatan mahasiswa tersebut merupakan tindak – lanjut kerja sama dengan Program Double Degree on International Agribusiness and Rural Development dengan George-August University-Goettingen Jerman mulai 2010.

“Kami menyertakan mahasiswa untuk menempuh pendidikan jenjang S-2 di dua universitas [IPB dan University of Goettingen] dengan masa studi di masing–masing universitas selama 2 semester,” kata Nurmalina, akhir pekan lalu.

Selain sudah menempuh semester 2, lanjut Nurmalina, mereka yang diberangkatkan ke Jerman harus sudah menyelesaikan proposal penelitian. Mereka akan menuntaskan separuh perkuliahan dan menyelesaikan tesisnya di Jerman.

Profesor pertama bidang agribisnis ini menyakini mereka yang mengikuti program double degree tersebut akan mendapatkan banyak manfaat dengan belajar di universitas terkemuka di negara maju seperti Jerman.

Mereka akan diampu oleh profesor yang berkompetensi, “Selain dari sisi keilmuan dan meneliti sistem pertanian yang maju di Jerman, mereka juga bisa belajar tentang budaya dan membangun jejaring global,” ujarnya menjelaskan.

Nurmalina mengatakan hal tersebut memperkuat pencapaian tujuan pendidikan MSA, yakni menghasilkan sumberdaya manusia yang andal, adaptif dan responsif menghadapi tantangan agribisnis yang berkembang sangat cepat.

“Salah satu tujuan MSA adalah menghasilkan sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan dalam menganalisis permasalahan-permasalahan dan merumuskan kebijakan dalam pengembangan agribisnis yang berdaya saing dan berkelanjutan,” katanya.

Andiyono Kilat Adhi, Ketua Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Departemen Agribisnis IPB, menambahkan kerja sama MSA dengan Goettingen University cukup luas, a.l. pengajaran, trainning, beasiswa, dan riset.

Kerja sama tersebut mencakup untuk jenjang sarjana, program master, dan doktoral. “MSA kini tengah merintis kerja sama double degree dengan universitas di Prancis dan Thailand,” tukas Adhi. (Bsi)

Sumber : http://www.bisnis.com/articles/ipb-and-goettingen-university-realisasikan-program-double-degree

Learn More