Program Joint Degree

joindegre

Program MSA didirikan berlandaskan keyakinan bahwa penguasaan ilmu dan ketrampilan pengambilan keputusan yang memadai dan up to date bisa membantu dunia agribisnis Indonesia khususnya, dalam rangka menghadapi perkembangan yang makin cepat, baik dalam variasi, akselerasi maupun skalanya.  Maka itu dari awal beroperasinya MSA berupaya untuk mengangkat dan menyejajarkan dirinya pada tingkat internasional, salah satunya melalui penyelenggaraan program studi gelar bersama, melalui penyelenggaraan bersama pendidikan magister agribisnis internasional dengan universitas di luar negeri. Salah satu hasil dari upaya ini adalah terselenggaranya program gelar bersama, bernama Master Program on Internatioanal Agribusiness and Rural Development (disingkat IARD). Kerjasama penyelenggaraan program ini di bawah payung besar program Higher  Education Program (HEP), sebuah program kerjasama pendidikan tinggi internasional yang diprakarsai oleh Universitas Göttingen dan Universitas Kassel yang telah melibatkan Universitas Talca, Chile dan Universidat de Nacional Costa Rica dan IPB

Manfaat bagi mahasiswa lulusan program ini berupa:

  • Kompetensi internasional yang menjadi atribut lulusan ini, sekaligus menjadi legitimasi bagi para lulusan memasuki pasar kerja internasional, baik di Indonesia, maupun di luar negeri (Jerman, dan negara lain).
  • Kepemilikan ijasah international agribusiness, yang selain berlaku domestik di masing-masing negara asal juga di negara lain, menjadi jaminan pengakuan internasional, dan karenanya menjadi bekal bagi mereka untuk memasuki pasar kerja internasional.
  • Konteks internasional juga memberi kesempatan bagi calon lulusan (alumni) untuk membangun jejaring profesional internasional sejak masa kuliah mereka, selain secara khusus jejaring alumni Indonesia-Jerman, yang bisa menjadi cikal bakal kerjasama bilateral dua negara di masa datang.
  • Kesempatan dan pengalaman mendapatkan atmosfir kerja dan pemecahan masalah pertanian, pangan dan agribisnins dalam konteks lintas budaya dan internasional.  Hal ini dimungkinkan oleh kesempatan praktikum, magang atau kunjungan observasi dalam kasus pertanian, pangan dan agribisnis di Jerman atau negara-negara Uni Eropa, atau di Indonesia

dosenjd